Tangisan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama di pengadilan ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). Basuki mendulang simpati netizen, namun tak sedikit yang menyebut tangisan itu hanya settingan belaka.
Pria yang kerap disapa Ahok ini menangis saat membacakan eksepsi terhadap dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Ahok tidak terima disebut menistakan Islam dan Alquran seperti yang didakwakan kepadanya.
"Strategi nangis Ahok blunder lagi. Malah jadi olok-olokan karena terbukti ketidaktulusannya. Para pemuja dan buzzer Ahok puasa komen…," ujar akun @Zumpio, Selasa (13/12) siang.
Di medsos Twitter bahkan sempat diramaikan dengan hastag #AirMataBuaya. Netizen menilai tangisan tersebut tidak tulus, tetapi lebih condong kepada rasa 'kesal' karena disebut menistakan agama.
"Ahok menangis di pengadilan, pendukungnya joget2 diluar. Salah setting?" tulis Indra Yunaidi melalui akun @IndraYunaidi.
"Kalo Tuhan ngaco dilawan, baru lawan peradilan kok nangis! - sidang perdana Ahok - #ngakakguling2," ungkap Jonar.
Sidang perdana Ahok di PN Jakarta Utara di bawah pengamanan yang sangat ketat. Sejumlah water canon dan baracuda disiagakan di depan pengadilan untuk menghadang massa yang kontra terhadap Ahok.
GATRAnews -

